Latihan Menulis #4: Panduan Praktis Menulis Profil Seseorang

0

P_20171129_112630.jpg

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa kabar sahabat steemian? Semoga anda selalu diberi kesehatan dan rezeki berlimpah oleh Allah SWT.

Sahabat, kembali lagi saya akan berbagi pengalaman menulis kepada anda. Sekarang saya akan membahas bagaimana cara menulis profil seseorang.

Mungkin anda pernah membaca profil seorang artis, pejabat, atau tokoh masyarakat lainnya di berbagai media. Biasanya setiap tokoh yang ditulis selalu memiliki keunggulan tertentu. Selain sebagai bacaan ringan, tulisan itu juga memberikan informasi yang bermanfaat dan bisa menginspirasi pembaca. Tulisan semacam ini masuk dalam katagori sebagai tulisan feature.

Ada banyak cara yang bisa diterapkan dalam melatih kemampuan anda menulis profil tokoh. Berdasarkan pengalaman saya ketika mengajar di kelas pelatihan menulis, para peserta saya minta untuk berpasangan. Mereka saya tugaskan untuk melakukan wawancara terhadap pasangannya secara bergantian. Masing-masing peserta mendapat jatah bertanya selama 10 menit. Kemudian mereka saya tugaskan menulis hasil wawancara tersebut dalam bentuk narasi.

Metoda ini tergolong mudah diterapkan dan selalu menarik perhatian peserta. Biasanya mereka akan melakukan wawancara sambil bercanda. Suasana kelas pun terlihat hidup dan penuh gairah.

Apa saja yang menjadi patokan ketika anda akan menulis profil tokoh? Saya akan berikan kunci-kunci pertanyaanya kepada anda, sehingga bisa membantu anda dalam mengeksplorasi data narasumber.

Panduan wawancara menulis profil tokoh:

  1. Tanya seputar data pribadi narasumber, seperti: nama, tempat/tanggal lahir, agama, pekerjaan/profesi, alamat tempat tinggal, alamat kantor, tinggi badan, berat badan, zodiak, hobi, cita-cita masa kecil, cita-cita ketika dewasa, motto hidup, dan sebagainya.
  2. Tanya seputar data keluarganya, seperti: nama kedua orangtua, saudara kandung, istri/suami, dan anak-anaknya. Gali informasi lebih dalam mengenai keberadaan mereka dengan berbagai pertanyaan tambahan.
  3. Tanya seputar latar belakang pendidikan narasumber, baik pendidikan formal maupun nonformal. Kalau pendidikan formal cukup ditanyakan nama sekolah dan tahun lulusnya, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai pendidikan tertinggi, sedangkan pertanyaan seputar pendidikan nonformal, bisa anda tanyakan tentang kursus atau pelatihan yang pernah diikutinya. Tanya apa nama pelatihan/kursusnya, dimana belajarnya dan kapan lulusnya.
  4. Tanya seputar pengalaman pekerjaannya mulai dari awal bekerja sampai sekarang. Anda bisa gali pertanyaan seputar perjalanan karir narasumber, suka dukanya, dan hal menarik lainnya.
  5. Tanya juga apakah narasumber suka berorganisasi? Kalau suka, lanjutkan pertanyaan seputar pengalaman organisasinya dan mengapa dia suka berorganisasi.
  6. Tanya apakah narasumber pernah mendapatkan prestasi? Kalau pernah, prestasi apa saja yang pernah diraihnya? Kapan? Apa kiat-kiatnya sehingga bisa meraih prestasi?
  7. Tanya seputar pengalaman hidupnya yang paling berkesan, baik pengalaman manis maupun pahit. Tujuannya agar bisa menjadi inspirasi dan pembelajaran bagi pembaca.
  8. Tanya apa saja cita-cita atau impian narasumber yang sudah tercapai dan bagaimana cara dia meraihnya.
  9. Tanya apa saja cita-cita atau impian narasumber yang belum tercapai hingga sekarang dan apa saja langkah yang akan ditempuh untuk merealisasikannya.
  10. Tanya apa kiat-kiat atau kunci sukses hidupnya dan pesan-pesannya untuk generasi muda Indonesia.

Itulah panduan singkat yang bisa anda terapkan dalam menulis profil tokoh. Kalau anda bisa mengeksplorasi informasi dari narasumber lebih detail, bukan mustahil tulisan itu bisa anda kembangkan menjadi sebuah buku biografi.

Semoga bermanfaat dan salam pena kreatif

J. Haryadi
Penulis, trainer, dan motivator

sumber steemit @jharyadi https://steemit.com/indonesia/@jharyadi/latihan-menulis-4-panduan-praktis-menulis-profil-seseorang

Share.

About Author

Leave A Reply